Pages

Wednesday, April 24, 2019

Vclass 1 || Post Test Kliring


Warkat Kliring
Warkat yang dikliring kan adalah :
·         Cheque bank lain
·         Bilyet Giro bank lain
·         Surat perintah bayar lain
·         Penerbitan wesel

Prosedur / Mekanisme Kliring
Warkat kliring yang diserahkan meliputi : 
·         Menambah > Nota Debet Keluar,  
·         Mengurangi > Nota Kredit Keluar, 
Sementara itu warkat yang akan diterima meliputi : 
·         Mengurangi >Nota Debet Masuk,  
·         Menambah >Nota Kredit Masuk,

Gambaran perhitungan Kliring
ND Keluar ( +)
ND Masuk ( - )
NK Keluar ( - )
NK Masuk (+) + 
Jika (+) maka menang Kliringà(+/-)  
Jika (-) maka kalah kliring

Setelah proses kliring berjalan, pada sore hari masing-masing bank akan membuat perhitungan kliring untuk mengetahui apakah bank tersebut menang atau kalah kliring.
·         Bank yang menang kliring adalah bank yang jumlah warkat tagihan warkat kliring melebihi pembayaran warkat kliringnya.

·         Bank yang kalah kliring justru sebaiknya, dimana pembayaran warkat kliring lebih besar dari warkat tagihan.

Vclass 1 || Pretest Kliring


Sejarah Kliring
Kliring Lokal secara manual 10 Sept ’81  
Kliring Lokal secara otomatis * Awal 1990  + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit. 
Sistem Kliring Elektronik Jakarta * 18 Sept ’98  (SKEJ) 8 Bank 
SKEJ seluruh Jakarta * 18 Juni ’01  
Sistem Kliring Nasional Bank * 22 Juli ’05  Indonesia (SKNBI)

Tujuan Kliring
Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
1.  Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.  Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
3.  Salah satu pelayanan bank kepada nasabah

Manfaat Kliring
·         Bagi masyarakat, memberikan alternatif pembayaran (transfer of value) efektif dan efisien dan aman.
·         Bagi bank, merupakan salah satu advantage service kepada nasabah, menjadi fee based income.
·         Bagi Bank Sentral dapat secara cepat dan akurat mengetahui kondisi keuangan suatu bank maupun transaksi-transaksi yang terjadi di masyarakat,

Istilah-istilah dalam Kliring
·         Tolakan atas warkat, >Tolakan kliring, tanggal Cek/BG belum jatuh
·         Postdated Cheque,  > tempo (Titipan)  Penarikan cek melalui kliring atas
·         Cross Clearing, >beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain  pinjaman bagi bank yang kalah

·         Call Money, >kliring (maks 7 hr).

Bahasa Inggris Bisnis Pertemuan 3 || Main Quest


MATERI 9 : Connectors

Connectors (kata penghubung) digunakan untuk menggabungkan dua kalimat / lebih menjadi satu kalimat. Connectors dibagi menjadi 3 yaitu:
1.  Menunjukkan waktu : before, after, as soon as, while, when
2.  Menunjukkan sebab dan akibat: because/because of, since.
3.  Menunjukkan tanda urutan: first, next, then, after that, finally.

COORDINATING CONNECTOR
Coordinating Connector adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama yaitu: kata, frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen yang dihubungkan tersebut biasanya bersifat parallel (kedudukannya sejajar) secara struktur gramatikal.

Contoh: 1. The sun was shining and the sky was blue
               2. The sky was blue, but it was very cold
               3. It may rain tonight, or it may be clear

SUBORDINATING CONNECTOR
Subordinating connector adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan kalimat sebab akibat.(cause connector, because, because of).

Contoh: 1. I went to the hospital because I had a serious accident
               2. I went to the hospital because of my serious accident
               3. Since I have no money, I can’t treat you

CORRELATIVE CONNECTOR
Correlative connector adalah kata hubung yang digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen kalimat yang dihubungkan biasanya bersifat parallel (ke dudukannya sejajar) secara struktur gramatikal.

Contoh: 1. First, we must prepare the ingredients
               2. Next, we cut the vegetables into small pieces
               3. After that, we put them into frying pan

               4. Finally, we put some sauce and salt


MATERI 10 : Passive Voice, Causative Have

PASSIVE VOICE
Passive voice adalah suatu bentuk gramatikal dimana subject kalimat tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau di tindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak. Sebaliknya, pada konstruksi active, subject berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif dapat ditransformasikan menjadi pasif, namun hanya transitive verb (diikuti direct object) yang dapat diberlakukan demikian.

Rumus Passive voice adalah: S + Auxilliary verb + Past Participle

Contoh: 1. I am paid in dollars
               2. All of my shoes are washed every month
               3. The book was edited by Charlotte Galla

CAUSATIVE HAVE
Causative have adalah sebuah susunan kalimat dalam bahasa inggris yang mempunyai arti menyuruh, meminta, bahkan memaksa orang lain melakukan sesuatu. Dalam bahasa inggris causative have ini bisa menggunakan kata HAVE, MAKE, GET, dan LET.

1. Causative dalam kalimat aktif
    Rumus: Subject + HAVE + Object 1 + Verb 1 + Object 2
2. Causative have dalam kalimat passive
    Rumus: Subject + HAVE + Object 2 + Verb 3

Contoh: 1. We have you wait for a moment
               2. The robbers made us lie on the floor
               3. I got Galla won to pick me up in the car
               4. I’ll let you borrow my bike


MATERI 11 : Relative Clause

RELATIVE CLAUSE
Relative Clause adalah bagian dari kalimat (anak kalimat) yang berfungsi untuk menghubungkan (me-relate) benda atau orang tersebut dengan frasa di belakangnya. Relative clause diawali dengan kata penghubung who, whom, whose, which, that. Relative clause merupakan klausa dependen yang berfungsi menerangkan kata benda sehingga idapat informasi yang jelas mengenai benda tersebut. Untuk menghubungkan antar klausa digunakan kata penghubung seperti that, which, who, whom, dan whose.

1. WHO : Digunakan untuk orang yang berfungsi sebagai subject
    Contoh : “Do you know the people who live next door?”

2. WHOM : Digunakan untuk orang yang berfungsi sebagai objek
    Contoh : “The students whom I met yesterday are coming to my house”

3. WHICH : Digunakan untuk benda
    Contoh : “This is the book which I always read”

4. THAT : Digunakan untuk orang dan benda
    Contoh : “The Policeman that I talked to will retire next year”
                   “This is the house that I will live in when I am old”

5. WHOSE : Digunakan untuk menunjukkan kepunyaan
    Contoh : “The manager whose secretary is beautifull is married”

Sumber

Bahasa Inggris Bisnis Pertemuan 2 || Main Quest


MATERI 5 : Verb as Complement

Jika verb menjadi complement (objek) dalam sebuah kalimat, maka verbs tersebut bisa berbentuk verb+ing atau to+verb. Penentuan bentuk tersebut (apakah verb+ing atau to+verb) tergantung oleh verb yang menjadi predicate dalam kalimat itu.

1.      Verb + Gerunds
Gerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda sehingga dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi. Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, Gerund adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing. Gerund sebagai pelengkap tidak dapat dijadikan subject dalam kalimat pasif (passive voice). Gerund terletak setelah to be: is/am/are, was/were, been/being/be. Contoh :
·         My hobby is fishing
·         Her hobby is reading novel
·         My favorite sport is playing football
·         What she wants to do now is crying over her mother to release her burden
·         He considered traveling to Europe for the summer, but he doesn’t have enough funds

2.         verb + to  infinitive
Infinitives adalah bentuk dasar dari verbs. Dalam bahasa inggris, penulisan infinitives biasanya diawali dengan “to”. Misalnya: to read, to walk, to give, dan seterusnya. Meskipun pada umumnya infinitive diawali dengan “to”, akan tetapi ada beberapa infinitive tanpa “to”, biasanya disebut dengan “bare infinitive”. Contoh:

a. Subject + Verb + to infinitive
·     I want to study English.
·     I hope to see you again.
·     Residents are not allowed to bring pets in my apartment.

b. subject + verb + object (nouns/ pronouns) + to infinitive
·     My boss expects me to finish the work as soon as possible.
·     The teacher reminded the students to do their homework.
·     The doctor advised him to stop smoking.

3.      Verb + Preposition + Gerund
Ada dua kemungkinan jika Gerund digunakan sebagai Object, yakni Object of Preposition (Object Kata Depan) dan Object of Verb (Object Kata Kerja). Beberapa preposisi (preposition) lazim yang sering diikuti oleh Gerund adalah: aboutinforofwithoutfromby, dan to. Untuk preposisi “to”, boleh diikuti Gerund jika fungsinya memang sebagai presposisi, bukan bentuk dari infinitive. Contoh :
·         I’m used to sleeping with the window open.
·         I’m accustomed to sleeping with the window open.
·         look forward to going home next month.



MATERI 6 : Affirmative, dan Negative Agreement, Negation,  Command

AFFIRMATIVE & NEGATIVE AGREEMENT
Affirmative & Negative Agreement digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambah lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so Kata so, too, dan also mempunyai arti yang sama yaitu juga, pula, pun. Tapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan, so digunakan sebelum tobe(s) dan auxiliaries (kata bantu).
Contoh:
·         I am happy, and you are too
·         I am happy, and so you are
·         My friend will talk to him and so will I
Sedangkan too dan also digunakan setelah tobe(s) dan auxiliaries, Contoh:
·         My Friend will talk to him and I will too
·         My friend has talked about it, and I have too

NEGATIVE AGREEMENT
Neither dan Either memiliki arti yang sama yaitu tidak keduanya atau keduanya tidak. Untuk neither digunakan sebelum aux verb, Contoh:
·         My roommate won’t go, and neither will I
·         My roommate hasn’t gone, and neither have I
Dan untuk either digunakan setelah aux verb dan kata “not”, Contoh:
·         My roommate won’t go, and I wont’t (will not) either
·         My roommate hasn’t gone, and I haven’t either

NEGATION
Negation adalah bentuk pernyataan negative. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negative ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan dijelaskan bentuk bentuk negation atau bagaimana membentuk suatu pernyataan negative. Dengan auxiliary verbs ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxilliary verbs dalam kalimat negative, maka kata kerja harus kembali ke bentuk semula. Contoh:
·         I didn’t understand what you mean
·         He can’t swim well. He doesn’t come today
·         We haven’t painted the house. She might not come
Dengan menggunakan “No” kita bisa juga membentuk kalomat negative dengan menggunakan “No”. Contoh:
·         I have no money
·         She has no any sugar

COMMAND
Command (perintah)  menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negative.
·         He told me, “wait for me!”
·         He told me to wait for him
·         She told me, “don’t cheat anymore!”


MATERI 7 : Modal Auxilliary

Modal Auxilliary adalah kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi modal auxilliary adalah kata kerja pembantu dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”.
Contohnya: I will explain about modal auxilliary. “Will” adalah kata kerja bantu yang bertugas membantu kata kerja utamanya yaitu “Explain”. Karena hanya pembantu, sehingga ketika dihilangkan tidak akan menjadi masalah. Tapi kalau kata kerja utamanya yang dhilangkan, maka kalimat tersebut akan kehilangan makna.

Contoh dan Fungsu Modal Auxilluary verbs.
1. WILL
Fungsi : berbicara tentang pekerjaan di masa depan,
Contoh : I won’t be in the office until 11; I’ve got a meeting “Membuat semi formal permintaan”.

2. SHALL
Fungsi : Untuk menawarkan sesuatu,
Contoh : Shall I fetch you another glass of wine?  “Membuat kalimat saran”.

3. MAY & MIGHT
Fungsi : Menggambarkan pekerjaan yang mungkin terjadi. Bedanya May lebih memungkinkan terjadi (50% change); sedangkan might lebih meragukan (mungkin hanya 30% change).
Contoh : She may be back in her office: the lecture finished ten minutes ago.

4. WOULD
Fungsi : Bentuk past dari will.
Contoh : He said the next meeting would be in a month’s time. Permintaan tolong yang lebih halus dari “will”. Contoh: “Would you like another cup of tea?”

5. MUST
Fungsi : Untuk menunjukkan sebuah kewajiban atau keharusan.
Contoh : People must try to be more tolerant of each other.
(sugesti/saran/ajakan yang kuat)
Contoh : I think you really must make more of an effort.


MATERI 8 : Adjectives & Adverbs

Adjectives adalah  kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata.

DEMONSTRATIVE
Demonstrative merupakan kata ganti penunjuk yang tergolong  ke  dalam definite pronoun, dimana kita sudah mengetahui sesuatu yang digantikan dengan jelas. Pada umumnya, kata benda yang digantikan adalah berupa benda, orang ataupun hal. Dalam bahasa Indonesia, hanya ada dua kata demonstrative pronoun yang hanya dipengaruhi dari jarak benda dari kita.

Contoh: 1. This is Mahira,my best friend in office
               2. I like this cake. Where do you buy it?
               3. These books are so interesting

QUALITATIVE
Qualitative adjective adalah kata sifat yang menggambarkan kualitas mahlik hidup atau benda mati. Kata sifat kualitatif menjawab pertanyaan, seperti apa? Kata sifat kualitatif adalah gradable yang artinya dapat membentuk derajat.
Contoh kata qualitative adjektif: Boring, Interesting, scary, funny, dark, fair, silky, long, neutral, red, green, black, purple, yellow, damp, feathery, rough, foul, hairy, furry, clean, dirty, sweet, sugary, sour, groan, thud, roar, tall, short, thin, fat, bulky, plump, round, glassy, sad, devastated, pathetic, amazing

Contoh: 1. My sister is a beautiful girl
               2. There are boring people in my classroom
               3. The new novel is very interesting

QUANTITATIVE
Quantitative adjektif adalah kata sifat yang menggambarkan pengukuran yaitu jumlah, jumlah makhluk hidup atau benda mati yang disebut kata sidat kuantitatif. Namun, pengukurannya tidak tepat.
Contoh kata quantitative adjektif: Some, few, little, most, all, no, enough, any, whole, sufficient, none

Contoh: 1. I drunk half of my mango drink
               2. I ate some roasted chicken
               3. Linda ate whole burger

ATTRIBUTIVE
Attributive adjective adalah adjective atau adjective phrase yang normalnya menempati posisi sebelum noun. Jika adjective menempati posisi setelah noun yang diterangkannya namun tanpa disela linking verb (berbeda dengan predicative) disebut postpositive.

Contoh: 1. My uncle owns two beautiful cottages
               2. When should they carry out the big plan?
               3. Diego wanted to know whether I had heard the good news

Adverbs adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain, seperti verba dan adjektiva, yang bukan nomina.

ADVERB OF TIME
Adverb of time (keterangan waktu) adalah kata yang menunjuk pada kapan sesuatu terjadi atau berada. Beberapa kata yang tergolong adverb of time adalah immediately (secepatnya), then (nanti), now (sekarang), yesterday (kemarin), tommorow (besok), later (kemudian), daily (setiap hari), dan lain-lain.

Contoh: 1. Let’s begin to work now
               2. Ferdi always comes late
               3. The postman comes daily

ADVERB OF PLACE
Adverb of place menerangkan tempat. Contoh adverb of place adalah here (di sini), there (di sana), below (di bawah), near (dekat), dan sebagainya.

Contoh: 1. My boss is out
               2. Stay here
               3. She always looks down

ADVERB OF FREQUENCY
Adverb of frequency menerangkan seberapa sering suatu kegiatan dilakukan. Yang termasuk adverb of frequency antara lain often (sering), never (tidak pernah), frequently (kerap kali, sering), sometimes (kadang-kadang), usually (biasanya), rarely (jarang, langka), dan seldom (jarang).

Contoh: 1. I often forget her name
               2. She seldom visit her mother
               3. I have told you twice

ADVERB OF MANNER
Adverb of manner memberi penjelasan tentang bagaimana atau dengan cara apa suatu kegiatan dilakukan. Contohnya adalah sadly, happily, bravely, hard, fast, soundly, fairly, dan seterusnya.

Contoh: 1. She dances beautifully
               2. I hope today is better
               3. The students compete fairly

Sumber