Pages

Sunday, April 30, 2017

Cara Kerja Jaringan Wireless


Cara kerja wireless ini disebabkan karena komputer mempunyaii built transreceiver seperti wakly-talky. Transreceiver yang disebut dengan adapter wireless. Adaptor wireless melakukan sejumlah pekerjaan. Yang pertama, mendeteksi apakah terdapat jaringan wireless disekitar komputer melalui radio dan juga tuning menghubungkan penerima untuk mendeteksi setiap ada sinyal yang masuk. Setelah ada sinyal terdeteksi, untuk menghubungkannya yaitu melalui sign dan otentikasi pengguna. Apapun data yang dikirimkan dari komputer atau melalui laptop/notebook diubah melalui adaptor wireless, dari bentuk digital (0s & 1s) menjadi sinyal radio (bentuk analog). 




Konversi sinyal data digital kebentuk analog disebut dengan “modulasi”. Sinyal data digital ditumpangkan ke gelombang radio analog. Beberapa prinsip kerja wireless yang berbeda untuk melakukan hal ini, sehingga bagian data digital akan lebih banyak dapat dibawa oleh gelombang radio analog. Teknik yang dipakai untuk modulasi menentukan kecepatan dari transfer data jaringan wireless. Lalu sinyal radio yang disalurkan biasanya mempunyai frekuensi lebih dari 2,4 GHz diterima oleh sebuah router wireless ataupun sebuah wireless adapter. Sebuah router witeless yaitu suatu stasiun penerima dari jaringan wireless. Hal tersebut direkonversi dari sinyal data radio ke dalam bentuk sinyal digital, oleh sinyal “demodulating” dan mengirimkannya melalui koneksi kabel Ethernet ke jalur super informasi yang disebut dengan internet. Cara kerja dari wireless selanjutnya adalah proses sebaliknya saat menerima informasi pada komputer melalui jaringan wireless. Kali ini router menerima data digtal dari internet dan juga memodulasi kedalam bentuk analog. Lalu kemudian antena adapter wireless menerima sinyal analog dimodulasi dan demodulates kembali kedalam bentuk digital lalu ditransfer kedalam komputer. Sebuah teknologi yang membuat semua ini terjadi karena adanya jaringan wireless, link yang penting dalam jaringan wireless adalah router dan adapter wireless/Wi-Fi. Pada saat ini, kebanyakan laptop maupun komputer sudah dilengkapi dengan hardware dan juga software wireless/WiFi. Jaringan Hotspot wireless daerah di sekitar router wireless yang mempunyai kekuatan sinyal yang tinggi. Tentu saja cara kerja wireless melakukan transfer data yang lebih cepat di jaringan wireless ini. 

Sumber 

Contoh Jaringan Wireless Pada Perusahaan



Contoh yang dapat di ambil adalah perusahaan perbankan yaitu, jaringan yang dimiliki mesin ATMnya. ATM atau Anjungan Tunai Mandiri ( Automatic Teller Machine) adalah alat elektronik yang diciptakan untuk mempermudah nasabah untuk mengambil uang, mengecek rekening tabungan, maupun transaksi nontunai tanpa perlu dilayani oleh teller manusia. Mesin ATM sering ditemukan di beberapa lokasi strategis seperti restoran, bandar udara, pusat perbelanjaan, pasar di kota – kota besar. Karena mesin ATM merupakan sebuah teminal data, maka mesin ATM memerlukan koneksi melalui sebuah host processor. Host processor ini akan berinteraksi melalui media komunikasi yang banyak digunakan adalah jaringan Wireless LAN atau Wireless MAN. Sehinggga dengan kedua jaringan ini akan memecahkan masalah biaya pemakaian jaringan kabel. Karena mesin ATM tidak hanya berada pada kota – kota besar saja, tetapi pulau kecil atau desa yang jauh dari kota besar sudah ada yang menmpatkan mesin ATM untuk memudahkan para nasabahnya.



Carding



Carding, salah satu jenis cyber crime yang terjadi di Bandung sekitar Tahun 2003. Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Para pelaku yang kebanyakan remaja tanggung dan mahasiswa ini, digerebek aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil melakukan transaksi di internet menggunakan kartu kredit orang lain. Para pelaku, rata-rata beroperasi dari warnet-warnet yang tersebar di kota Bandung. Mereka biasa bertransaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit yang mereka peroleh dari beberapa situs. Namun lagi-lagi, para petugas kepolisian ini menolak menyebutkan situs yang dipergunakan dengan alasan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Modus kejahatan ini adalah pencurian, karena pelaku memakai kartu kredit orang lain untuk mencari barang yang mereka inginkan di situs lelang barang. Karena kejahatan yang mereka lakukan, mereka akan dibidik dengan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 363 tentang Pencurian dan Pasal 263 tentang Pemalsuan Identitas.

Analisa: Seharusnya kesigapan dan kewaspadaan kita semua sebagai nasabah bank untuk mengantisipasi hal tersebut dengan cermat. Contohnya, jangan pernah menggunakan password atau nomor PIN dengan tanggal lahir ataupun kombinasi angka yang dapat dengan mudah diketahui oleh orang lain. sebagai nasabah kita memang diberikan kemudahan dengan fitur serta fasilitas canggih dari pihak bank. Namun, di jaman sekarang di era globalisasi saat ini, teknologi yang semakin maju merupakan buah simalakama apabila kita tidak dapat mengantisipasinya. Tetapi, kita tidak harus takut untuk menghadapi perubahan zaman. Sebagaimana teknologi itu diciptakan adalah untuk mempermudah manusia di dalam kehidupan sehari-hari. Jadi kita semua tidak usah takut untuk menggunakan teknologi di era globalisasi ini serta harus selalu waspada untuk mengantisipasi kejahatan dunia cyber yang akan semakin marak.


Thursday, April 27, 2017

10 Alasan Dibalik Invasi AS ke Irak






Satu dekade yang lalu pada bulan Maret 2003, 300.000 tentara asing, yang dipimpin oleh AS mulai melakukan invasi ke Irak. Setelah satu dekade, pendudukan masih tetap terjadi.
Namun, banyak kebohongan yang dikarang dan saat ini telah menghilang dan terlupakan. Dengan maksud membenarkan invasi, kebohongan itu hanya diganti dengan pembenaran lainnya. Oleh karena itu pada peringatan invasi Irak yang ke-10 tahun, kami menyoroti 10 mitos itu:

1. Tujuan invasi adalah untuk menyebarkan demokrasi.
Alasan Amerika untuk melakukan invasi ke Irak kini terbukti hanyalah segudang kebohongan. Amerika terus mengubah alasan invasinya ke Irak, dari mulai hak moral untuk menjatuhkan Saddam Hussein yang dituduh memiliki senjata pemusnah massal hingga alasan bahwa umat Islam Irak ingin dibebaskan. Alasan sebenarnya dari Barat dan sekutunya untuk berperang pada tahun 2003 telah gamblang dijelaskan dalam laporan tahun 2001 tentang “keamanan energi”. Suatu komisi ditugaskan oleh AS kepada Wapres Dick Cheney pada waktu itu, yang memperingatkan bahwa Irak akan menimbulkan risiko keamanan bagi pasokan energi global. Noam Chomsky, yang dianggap intelektual terkemuka dunia merangkum agenda Amerika itu: “Ambillah contoh invasi Amerika ke Irak, misalnya. Bagi semua orang kecuali seorang ideolog, cukup jelas bahwa kita menyerang Irak bukan karena cinta kita terhadap demokrasi, tetapi karena mungkin negara itu adalah sumber minyak kedua atau ketiga terbesar di dunia, dan tepat berada di tengah-tengah wilayah penghasil energi utama. Namun, Anda seharusnya tidak mengatakan ini. Ini akan dianggap sebagai teori konspirasi.”

2. Campur tangan Barat di Irak adalah untuk menyingkirkan Tiran Saddam Hussein.
George W Bush dan Tony Blair terus menyatakan alasan mereka berperang di Irak untuk membebaskan dunia dari seorang diktator brutal yang merupakan ancaman bagi perdamaian, stabilitas dan demokrasi regional. Keduanya telah secara teratur menyebutkan penggunaan gas kimia terhadap penduduk Kurdi dan Perang Iran-Irak pada tahun 80-an, sebagai contoh kebrutalan Saddam.
Namun, hal ini juga merupakan kebohongan. Menurut Project for a New American Century Document yang disahkan oleh para pejabat pemerintahan Bush senior tahun 1997, disebutkan, “Sementara konflik dengan Irak yang tidak terselesaikan memberikan pembenaran langsung” bagi AS ‘untuk memainkan peran yang lebih permanen bagi keamanan regional Teluk,’ perlunya kehadiran kekuatan besar Amerika di Teluk melebihi isu atas rezim Saddam Hussein.”
Jadi senjata pemusnah massal Saddam itu bukanlah masalah yang sebenarnya dan bukan pula Saddam itu sendiri.

3. Invasi dibenarkan karena dilakukan melalui proses parlemen yang sah.
Kenyataannya, keputusan untuk berperang dibuat bersama oleh para pejabat Amerika dan pejabat senior Inggris sebelum setiap proses demokrasi dilakukan, di balik pintu tertutup, dan tidak mempedulikan bukti-bukti atau hukum internasional. Hal ini telah dipaparkan dalam berbagai dokumen resmi yang dinyatakan terbuka untuk umum.
Dalam suatu pilihan kebijakan yang bocor yang disusun oleh para pejabat Kantor Kabinet Sekretariat Luar Negeri dan Pertahanan (tanggal 8 Maret 2002), tercatat bahwa, “Satu-satunya cara untuk menjatuhkan Saddam adalah dengan menyerang dan memaksakan suatu pemerintahan baru…[Tanpa ada dasar hukum] yang ada saat ini, membuat gerak cepat untuk menyerang akan sangat sulit secara hukum. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan pendekatan yang bertahap. “
Nota pertemuan pada tanggal 23 Juli 2002 antara para anggota kunci kabinet, Perdana Menteri dan Kepala MI6 dan JIC, yang dikenal dengan nama Downing Street Memo, menyimpulkan untuk mendesak mereka yang hadir pada pertemuan itu agar “bekerja dengan asumsi bahwa Inggris akan mengambil bagian dalam aksi militer. “
Bukti bahwa sistem intelijen dipolitisasi dan diambil keuntungan untuk membenarkan invasi kini menjadi semakin jelas. Penentangan terhadap perang menyebabkan para elit politik baik di Amerika maupun di Irak memanipulasi sistem masing-masing agar bekerja untuk tujuan mereka sendiri. Persetujuan Parlemen tidak membuat kejahatan itu menjadi benar, terlepas dari berapa banyak orang yang ikut voting.

4. Perang bukan kebohongan, yang salah adalah pihak intelijen.
Invasi atas Irak dilakukan atas dasar kebohongan mengenai senjata pemusnah massal (WMD) Saddam. Mereka membuat klaim palsu yang telah diumumkan oleh para pejabat Amerika dan pejabar senior Inggris untuk memanipulasi opini publik, agar bisa berperang, dan terlepas dari apakah WMD itu benar-benar ada.
Di antara pihak intelejen bagi sekutu adalah kesaksian pembelot Jenderal Hussein Kamel, menantu Saddam dan Kepala Program WMD Irak. Dia memberikan berpeti-peti dokumen bagi inspektur senjata PBB, serta kesaksian para pejabat mengenai sifat yang tepat dari program WMD bahwa Saddam telah memulai pada tahun sebelumnya. Dia bahkan dikutip oleh para pejabat senior sebagai seorang saksi kunci atas ancaman yang ditimbulkan oleh WMD milik Saddam itu. Kenyataannya, Jenderal Kamel telah memberitahu Inspektur PBB pada tahun 1995 bahwa Irak telah menghancurkan seluruh persediaan nuklir, senjata kimia dan biologi, dan rudal-rudal yang dilarang, pada tahun 1991, tak lama sebelum terjadinya Perang Teluk – persis sebagaimana yang dikatakan oleh Saddam.
Para perwira intelijen senior di MI6 dan CIA telah menegaskan bahwa intelijen sengaja dipolitisir untuk mendukung kesimpulan yang berlawanan dari apa yang mereka telah buat: “Anda tidak bisa hanya memetik ‘buah cheri’ yang sesuai dengan kasus Anda dan mengabaikan yang lain. Ini adalah aturan utama pihak intelijen. Namun, itulah yang dilakukan oleh Perdana Menteri.”

5. Irak akan menjadi tempat yang lebih baik setelah invasi.
Pemerintahan Bush berencana dari awal untuk mendominasi Irak dengan melakukan pemecahan de facto berdasarkan etnik negara menjadi tiga wilayah otonom, wilayah etnis, yang terbagi masing-masing untuk Sunni, Kurdi dan Syiah. Pembagian ini merupakan faktor utama dari kekerasan saat ini dan perpecahan yang melanda negara itu. Majelis parlemen dan legislatif demokrasi Amerika yang didirikan Amerika di Irak mengubah negara itu menjadi negara faksi dengan pertikaian faksi yang permanen. Pemilu Irak tahun 2005 melembagakan perbedaan sektarian dan etnis tersebut.

6. Munculnya penambahan pasukan berakhir dengan pemberontakan.
Itu bukan penambahan pasukan yang mengakhiri kekerasan, namun Amerika menyertakan baik Iran maupun Turki. Iran memulai Dewan Islam Irak (ISCI), suatu kelompok yang dibuat di Teheran dengan dukungan penuh pada tahun 1982. Abdel Aziz al-Hakim adalah pemimpin tertingginya sampai kematiannya pada tahun 2009, yang mengumpulkan faksi-faksi Syiah utama untuk mengambil bagian dalam pemerintah Irak bentukan AS, dimana AS meninggalkan dengan pemberontakan yang terjadi di sekitar Baghdad hanya karena persaingan. Turki memainkan peran sentral dalam memastikan arsitektur bentukan AS secara bersama-sama. Turki membawa kelompok-kelompok yang berbeda itu bersama-sama untuk membentuk pemerintahan dalam Pemilu yang berlangsung. Sebagaimana yang dikatakan seorang analis: “Turki telah lama memfasilitasi stabilitas politik di Irak dan setelahnya Ankara akan memainkan peran yang lebih penting dalam proses politik di Irak karena peran Ankara dalam politik Irak menyeimbangkan dampak Iran di Irak.”

7. Pasukan Sekutu sangat berhati-hati dalam penggunaan amunisi presisi tinggi untuk menghindari kematian massal.
AS dan sekutunya melakukan kehancuran total atas infrastruktur sipil Irak, baik dilakukan dengan menggunakan rudal dengan presisi tinggi maupun tidak, yang menyebabkan angka kematian yang tidak terhitung. Bekas-bekas pembantaian, pengeboman bus-bus, rumah-rumah yang dihancurleburkan, pasar-pasar yang dibakar, infrastruktur sipil yang diratakan dengan tanah dan lingkungan yang dibom masih ada di Irak hingga hari ini.
Penelitian epidemiologi yang paling ketat dari korban tewas penduduk sipil Irak dipublikasikan dalam review jurnal medis terkemuka Inggris Lancet, yang dilakukan oleh John Hopkins University Bloomberg School of Public Health. Diperkirakan ada 655.000 lebih banyak penduduk sipil Irak yang mati akibat perang, dengan menggunakan metode statistik standar yang banyak digunakan dalam komunitas ilmiah.

8. Dua Pemilu Parlemen yang dilakukan adalah untuk membela Barat.
Ketegangan di Irak saat ini telah berkembang sejak Pemilu 2010 di mana aliansi sektarian dan perpecahan merupakan hasil utamanya. Gerakan Nasional Irak, yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Ayad Allawi, meraih kursi terbanyak, namun mereka tidak dapat membentuk pemerintahan koalisi. Aliansi Hukum Negara, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nouri al-Maliki dan Aliansi Nasional Irak, sebagian besar merupakan kelompok pro-Iran yang dibentuk pemerintah. Etno-sektarian dengan perbedaan yang begitu tajam digunakan untuk mengatasi pemerintah yang terpecah untuk mengambil kepemimpinan Irak selama 8 bulan. Sejak saat itu, al-Maliki mengumpulkan lebih banyak kekuatan. Dia menunjuk orang-orang terdekatnya dalam kementerian perminyakan dan militer dan intelijen. Untuk lebih memperkuat kekuasaannya, al-Maliki mulai menghilangkan saingan potensialnya. Pada bulan Desember 2011, al-Maliki dilaporkan melarang Wakil Sunni Salehal-Mutlaq dari pertemuan Kabinet dan mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi Wakil Presiden Tariq al-Hashimi, keduanya adalah anggota yang didukung oleh al-Iraqiya. Konsolidasi kekuasaan Al-Maliki mengarah kepada semua faksi milisi untuk memanfaatkan mereka agar mendapatkan pengaruh atas pemerintah pusat, yang semuanya akan digunakan untuk memperkaya faksi mereka sendiri.

9. Tanpa intervensi asing sekteianisme akan menghancurkan Irak.
AS telah menggantikan sistem brutal di Irak, yang dipimpin oleh seorang diktator yang telah disokong oleh AS begitu lama, dengan suatu sistem yang korup yang mengakui rincian etnis dan sektarian di Irak. Hal ini telah membuat Irak terpecah selamanya dan terus-terus saling berebut kekuasaan politik. Demokrasi di Irak juga telah menciptakan lahan subur politik yang terpolarisasi. Demokrasi alih-alih bisa memecahkan masalah nasionalisme, kesukuan atau sektarianisme, pada kenyataannya demokrasi justru melegitimasi korupsi tersebut dan menggabungkan semuanya menjadi sebuah sistem politik parlementer yang memungkinkan berbagai faksi untuk melawan dan menjadi joki bagi kepentingan kecil mereka. Ini berarti dalam jangka panjang, kekerasan akan terus terjadi sebagai sarana untuk menyelesaikan perbedaan etnis.

10. Barat tetap berkomitmen bahwa Irak akan melanjutkan investasi.
Sejumlah negara berpartisipasi dalam Perang Irak tidak lain untuk mendapatkan keuntungan dari rampasan sumber-sumber energi Irak. Menteri Pertahanan Australia mengakui pada tahun 2007 bahwa mengamankan pasokan minyak merupakan faktor kunci di balik kehadiran pasukan Australia di Irak. Perusahaan Amerika dan Inggris, paling awal, memenangkan kontrak menguntungkan di atas minyak dan gas, dalam upaya untuk mengembangkan ladang minyak terbesar Irak. Namun, selain energi, investasi adalah hal paling mengecewakan. Semua sektor ekonomi Irak perlu dibangun kembali, dari mulai perumahan dan industri hingga jasa telekomunikasi dan keuangan, dalam rangka mengembalikan layanan dasar bagi negara. Ada kemarahan yang berkembang bahwa elit penguasa yang mencuri atau menggelapkan uang negara sebanyak $2 miliar (£ 1,3 miliar) dalam seminggu dari pendapatan minyak, menghabiskan dana bagi listrik, air, perawatan kesehatan, perumahan, pendidikan dan bahkan pengumpulan sampah. Transparency International mengatakan bahwa tahun 2012 Irak adalah negara yang paling korup keempat di dunia dari 178 negara yang disurvei. Telah ada beberapa investasi di Irak, hal ini berkisar pada energi, yang dalam jangka panjang hanya akan menguntungkan Barat yang mengkonsumsi sebagian besar minyak dunia.

Bahaya dari Freemason dan Zionisme Yahudi




Benjamin Franklin merupakan salah seorang penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (4 Juli 1776). Benjamin Franklin merupakan salah seorang "The Founding Fathers Amerika Serikat, seorang freemason*, jurnalis, penerbit, pengarang, filantrofis, abolisionis, birokrat, negosiator, ilmuwan, diplomat, dan penemu sekaligus ! Benjamin Franklin lahir di Milk Street, Boston, pada tanggal 17 Januari 1706 dari ayahnya yaitu Josiah Franklin. Benjamin adalah anak bungsu dari 17 bersaudara Benjamin sudah tidak bersekolah di usia 10 tahun.
Dua tahun kemudian dia magang di penerbitan milik James, kakaknya sendiri. Suatu hari Ben bertengkar dengan James, akhirnya Benjamin kabur ke New York, lalu ke Philadelphia pada Oktober 1723. Ketika Amerika Serikat masih menjadi daerah jajahan Inggris, Franklin menemui sejumlah pemodal Yahudi berpengaruh di London.

Robert L. Owen, mantan kepala komisi bank dan keuangan kongres AS, mencatat dalam dokumen Senat Amerika halaman 98 butir 33, yang melaporkan pertemuan antara Benjamin Franklin dengan wakil-wakil perusahaan Rothschild di London.

Di dalam pertemuan tersebut, orang-orang Rothschild bertanya kepada Franklin hal-hal apa yang bisa dibantu untuk membuat perekonomian koloni Amerika bisa maju.Franklin menjawab "Masalah itu tidak sulit. Kita akan mencetak mata uang kita sendiri, sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh industri yang kita miliki." Jawaban itu membuat

Rothschild lega. Konglongmerat Yahudi itu melihat keuntungan yg sangat besar di koloni Inggris itu.Namun Inggris melarang mencetak uang sendiri di daerah koloninya tsb. hingga beberapa tahun kemudian bari Dollar dicetak.Benjamin Franklin merupakan tokoh Freemasonry London, yg menjalin kontak sangat dekat dgn Rothschild, otak dari pihak konspirasi Yahudi Internasional.

Namun lama kelamaan, setelah melihat dgn mata kepala sendiri berbagai perkembangan yang tidak menguntungkan Amerika Serikat, negara yg dibadaninya, terutama terkait perkembangan kaum Yahudinya serta penguasaan kaum ini atas sendi-sendi perekonomian, maka Franklin sadar bahwa selama ini dia telah berbuat salah.

Kaum Yahudi yg dulu bgt dkt dgnnya ternyata tidak ubahnya LINTAH DARAH yg mampu mengisap dgn amat rakus dan buas, SDA dan manusia Amerika, Franklin pun berlepas dari gerakan Freemasonry dan berusaha dgn gigih, tak kenal takut, untuk memperingatkan rakyat Amerika tentang bahayanya orang-orang Yahudi di Amerika.


Di sana ada bahaya, yang amat menakutkan yang mengancam Amerika. Bahaya itu adalah orang-orang Yahudi. Di bumi manapun Yahudi berdiam, mereka selalu merusak tingkat moral kejujuran dalam dunia komersial. Mereka hidup mengisolasi diri, dan berusaha mencekik leher keuangan penduduk pribumi, seperti apa yang terjadi di Portugal dan Spanyol.

Sejak lebih 1700 tahun, orang Yahudi mengeluhkan nasib yang mereka alami, karena mereka telah diusir dari bumi kelahiran nenek moyang mereka. Perlu diketahui wahai saudara sekalian, seandainya dunia berbudaya sekarang memberi mereka tanah Palestina, mereka akan segera mencari alasan untuk tidak kembali kesana. Mengapa ? Mereka tak lain adalah Vampir penghisap darah. Dan seekor vampir tidak akan bisa hidup dengan vampir lainnya. Orang Yahudi tidak bisa hidup sesama mereka sendiri. Mereka harus hidup bersama orang Kristen atau bangsa-bangsa yang bukan golongan mereka.

Jika bangsa Yahudi tidak disingkirkan dari Amerika dengan kekuatan Undang-Undang, maka dalam masa 100 tahun mendatang mereka akan menguasai dan menghancurkan kita dengan mengganti bentuk pemerintahan yang telah kita perjuangkan dengan darah, harta, nyawa, dan kemerdekaan kita. Seandainya bangsa Yahudi itu tidak diusir dari Amerika, maka dalam waktu 200 tahun mendatang anak cucu dan cicit kita nanti akan bekerja di ladang-ladang untuk memberi makan orang-orang Yahudi itu. Sementara itu, Yahudi akan menghitung-hitung uang dengan tangan mereka di berbagai perusahaan keuangan.

Aku ingatkan Anda sekalian. Kalau Anda tidak menyingkirkan Yahudi dari Amerika untuk selamanya, maka anakcucu dan cicit kalian akan memanggil-manggil nama kalian dari atas liang kubur kalian kelak. Pikiran yang ada di benak orang Yahudi tidak sama seperti yang pada orang Amerika. Meski pun mereka hidup bersama kita selama beberapa generasi, mereka tidak akan berubah sebagaimana tutul tidak bisa mengubah warna tutul kulitnya. Mereka akan menghapus institusi kita. Oleh karena itu, mereka harus disingkirkan dengan kekuata konstitusi kita. Oleh karena itu, mereka harus disingkirkan dengan konstitusi”

Surat ini ditulis oleh Benjamin Franklin berkenaan dengan Rencana Undang-Undang tahun 1789 dan dimuat dalam Charles Pinsky Journal, South Carolina. Teks aslinya sampai sekarang masih bisa dilihat di FranklinInstitute Philadelphia, AS. Sumber: Eramuslim Digest Edisi Koleksi 4
 




“Dulu, orang-orang yahudi masuk ke negeri ini sebagai imigran dekil. Kemudian mereka menguasai potensi-potensi alam kita. Sekarang, mereka begitu sombong kepada kita dengan memonopoli kekayaan alam kita. Mereka adalah iblis-iblis jahannam dan kelelawar penghisap darah rakyat Amerika. Tuan-tuan, usir gembel laknat itu dari negeri ini sebelum terlambat, demi melindungi kepentingan rakyat kita dan generasi medatang.

Kalau tidak Tuan-tuan akan melihat dalam satu abad mendatang mereka akan menjadi tantangan yang lebih besar daripada apa yang sekarang ini tuan pikirkan. Tiba-tiba, tuan akan menyaksikan mereka menguasai negeri dan bangsa ini. Mereka akan menghancurkan segala sesuatu yang telah kita bangun dengan darah kita. Percayalah, mereka tidak akan memiliki belas-kasihan kepada anak cucu kita nanti. Bahkan, tidak mustahil, mereka akan memperbudak kita demi mewujudkan apa yang mereka cita-citakan. Mereka akan berada dalam kantor-kantor sambil berfoya-foya untuk mentertawakan kebebalan, kebodohan dan kedunguan kita. Tuan-tuan yakinlah, Jika tuan-tuan tidak segera mengambil tindakan, niscaya ketika generasi-generasi mendatang tengah terinjak-injak sepatu mengkilat Yahudi, mereka akan melaknat kebijaksanaan kita sekarang ini.”

peringatan itu di cetuskan oleh Benyamin Franklin. Tapi imbaun Franklin tak mampu beredar luas. Karena Free Masonry Yahudi telah keburu menjegalnya. Dengan menguasai seluruh posisi vital di AS, khususnya media massa, Yahudi bisa berbuat semaunya. Harian Charles Pickney dalam edisi yang mengekspos pidato Franklin, seluru oplahnya di bakar habis kalangan Yahudi AS. Usia kepemimpinan Benyamin Franklin pun tak lama, karena setelah itu media massa Zionis yang ganas memfitnahnya dengan tuduhan yang keji, mengakibatkan karir politiknya ambruk.

Sampai hari ini, makar Zionis berjalan atas Amerika dan seluruh dunia Tak ada satupun Presiden yang naik tanpa restu Yahudi. Yahudi betul-betul mencekik leher Amerika tanpa di sadari bangsa itu, kecuali hanya beberapa gelintir yang tahu. Dalam buku berjudul “Cerita Bangsaku “, Aba Eban, mantan Mentri Luar Negeri Israel, merinci pengaruh Yahudi di Amerika Serikat.

“Sepanjang sejarah Yahudi,belum pernah terjadi kasus dominasi sebesar yang kita lihat sekarang ini di Amerika Serikat. penyebab hal itu adalah, luasnya pengaruh mereka melebihi jumlah seluruh populasi di AS. Hanya 3% jumlah Yahudi dari jumlah seluruh penduduk di sana.”




Titik kulminasi keberhasilan makar Zionis tatkala mereka berhasil mengantarkan Fraklin Roosevelt ke Gedung Putih sebagai Presiden AS. Roosevelt adalah warga Yahudi yang bermarga Roosevelt. Di zaman itulah, dia merekrut warga Yahudi besar-besaran untuk menduduki posisi-posisi vital di AS. Efek dominasi Yahudi sangat menggurita itu juga terlihat, ketika mereka berhasil membentuk komite khusus yang bertanggung jawab melobi Konggres AS tahun 1975. Nama komite itu “Lembaga Amerika-Israel Bidang Kerakyatan” ( Yahudi Dalam Informasi dan Organisasi – oleh Fuad bin Sayyid Abdurrahman Arrifa’i, terbitan Gema Insani Press, Jakarta 1995 ).


Aksi mendukung terorisme Zionis Israel kini pun marak di AS. Mantan PM Israel Benyamin Netanyahu, Menhan AS Paul Wolfowitz, bekas walikota New York Rudolph Giuliani dan sejumlah anggota konggres AS (Selasa, 15/04) dengan semangat larut dalam aksi berjudul “Pawai Solideritas Nasional untuk Israel” (The Nasional Solidarity Rally for Israel). Dalam orasinya di hadapan massa pro-agresor Israel, Paul Wolfowitz mengatakkan, “Presiden George W Bush ingin anda semua mengetahui, bahwa dia berdiri bersama dalam mendukung Israel”.


Dari sini bisa kita pahami, kenapa presiden Bush mendukung mati-matian Zionis Israel. Karena tidak berbeda dengan pendahulunya, Bush hakikatnya juga tak lebih sebagai kacung yang berhasil dicengkeram kuku-kuku najis komplotan Zionis Internasional. Sama halnya pendahulu Bush, Bill Clinton, ia adalah pendukung fanatik Israel. Masih ingat, bagaimana gigihnya Hillary Clinton (istri Bill Clinton) memimpin aksi mendukung Israel? Itulah sebabnya kenapa Ariel Sharon tak gentar menghadapi ancaman dunia yang kini di kuasai oleh AS.

Noam Chomsky seorang Profesor pada Massachusset Institute of Technology, menyoroti keganjilan AS tatkala berhadapan Israel.Chomsky mengkritik AS karena tidak secara terbuka melaporkan fakta-fakta yang sangat jelas tentang bagaimana Washington menyuplai Israel dengan helikopter-helikopter dan senjata-senjata canggih untuk menghancurkan rakyat Palestina yang tidak bersenjata. Mereka (warga Palestina itu), tambah sang Profesor, hanya menggunakan batu untuk melakukan perlawanan yang sah terhadap penjajah Israel .

Tragis! Itulah kata yang bisa mewakili nasib Dunia Islam, khususnya bangsa Palestina Bagaimana tidak? Ketika negara paling berkuasa saat ini, yang mengaku sebagai kampiun demokrasi dan HAM, terlibat dalam persengkongkolan biadab dengan bangsa jahannam Israel? Ketika logika HAM dan demokrasi mengacu pada logika Talmud yang berlandaskan pada nilai-nilai penghalalan terhadap segala penghancuran moral, pembinatangan sifat-sifat manusia, penghapusan eksistensi manusia yang tidak berasal dari ras Yahudi serta menafikan eksistensi Tuhan?

Jika Agresor Israel bisa menggelar parade kebiadabannya di Palestina setiap hari, lantaran mereka sadar betul bahwa tindakan biadab mereka pasti akan di back up dan dilegatimasi AS. Segala negosiasi damai yang di prakarsai oleh AS, ancaman sanksi PBB, hatta ancaman embargo minyak dunia Arab, hanyalah sandiwara gombal dunia yang kini di bawah tekanan AS. Sebab AS telah menetapkan paradigma “Siapa yang memusuhi Yahudi mereka adalah teroris yang wajib di perangi dunia”. Karena itu semua negara harus bergabung bersama AS untuk memerangi “terorisme” menurut Zionis-Israel.

Yahudi adalah kaum yang dilaknat Allah, karena mereka meninggalkan amal setelah mengetahui hukum wajibnya, tidak ber-amar ma’ruf nahi mungkar, melecehkan dan memalsukan kitab Allah, mengingkari janji, mengkufuri ayat-ayat Allah, mengatas namakan asma’ Allah dengan bodoh, mengubah perintah Allah, mengimani thogut dan para tiran, makar terhadap Allah dan Rasul-Nya, mengklaim dirinya sebagai pembunuh Isa a.s, menyembah lembu, mengingkari kebenaran, membunuh para Nabi, menyembunyikan kesaksian Allah, mengikuti hawa nafsu, mengkufuri nikmat Allah, lebih mencintai harta daripada Allah, menolak hukum Allah, mendustakan ajaran Isa a.s, selalu berkata dusta, memakan harta haram dan mengangkat Uzair sebagai anak Allah.