BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Seiring
perkembangan teknologi, salah satunya kemajuan komputerisasi yang semakin
diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Karena keinginan manusia yang ingin
mendapat kemudahan dalam hal- hal tertentu maka perkembangan komputer semakin
pesat.
Salah satu
perkembangan komputer yang telah banyak digunakan yaitu aplikasi buatan.
Aplikasi buatan adalah merupakan aplikasi yang dibuat khusus untuk keperluan
tertentu. Contohnya, yaitu pada program komputer swalayan, program komputer
bank, program komputer warnet. Tetapi Aplikasi tersebut tidak akan berjalan
tanpa adanya sistem operasi.
B. Maksud Dan Tujuan
Makalah ini
dimaksudkan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Sistem Operasi.
Diharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi pembaca
umumnya. Manfaat yang dapat diperoleh yaitu memberikan wawasan dan informasi
bagi pembaca.Informasi yang diberikan mengenai Sistem Operasi MS-Dos dan
pengembangan dari MS-Dos itu sendiri.
BAB II
MICROSOFT DISK OPERATING SYSTEM
A. Pengertian
MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System,
adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC
atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem
operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara
perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis
(dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft
Windows.
MS-DOS
adalah yaitu sistem operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang
digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menerjemahkan
input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer,juga
menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau hardisk, dukungan
video, kontrol keyboard, dan banyak lagi fungsi-fungsi internal lainnya yang
berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan file.
Perintah
MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window.
Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih
Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.
MS-DOS Mode
adalah sebuah text based shell dimana lingkungan MS-DOS diemulasikan dalam
sistem operasi 32-bit atau 64-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS
dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut
Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop.
MS-DOS
memiliki sifat Single User dan Mono Tasking. Single User artinya bahwa OS
tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam waktu yang bersamaan.
Sedangkan Mono Tasking artinya bahwa OS tersebut hanya dapat melakukan satu
perintah/ pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.
Disk
Operating System (disingkat DOS) adalah sistem operasi yang digunakan di
komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.
komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.
DOS terbagi menjadi beberapa kelas,
yakni:
·
MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy
DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon
dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM
PC/Compatible.
·
IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating
System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk
dapat digunakan oleh komputer IBM PC.
·
DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat
sistem operasi CP/M, Gary Kildall.
·
Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell
karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell
mengakuisisi Digital Research Incorporated).
·
Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera
Corporation.
·
FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera
DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.
B.
Fungsi dari sistem operasi MS-DOS :
1.
Mengorganisasi atau mengendalikan kegiatan computer.
2.
Mengatur memori.
3.
Menginstalasi hardware pendukung.
4.
Mengatur posisi input dan output data.
5.
Memanajemen sistem dalam computer.
6.
Memanajemen file.
7.
Memanajemen direktori.
Pengelolaan
disk dan file merupakan salah satu fungsi terpenting dari MS-DOS dimana
sebagian besar perintah DOS melekukan operasi pada harddisk, floppy disk, atau
file.
C.
Perintah-perintah dasar dalam MS-DOS, antara lain :
1. Komunikasi dengan sistem
Misalnya:
DATE, TIME, SET, PROMPT, dan lain-lain.
2. Bekerja dengan disk
2. Bekerja dengan disk
Misalnya:
MASSIGN, DISKCOMP, DISK COPY, LABEL, dan lain-lain.
3. Bekerja dengan direktori
3. Bekerja dengan direktori
Misalnya:
CHDIR/CD, DIR, MKDIR/MD, RMDIR/RD, TREE, PATH dan lain-lain.
4. Pengelolaan file
4. Pengelolaan file
Misalnya:
ATTRIB, COPY, ERASE/DEL, FC, RENAME/REN, dan lain-lain.
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
Misalnya:
CLSMODE, PRINT, TYPE, dan lain-lain.
6. Setting lingkungan kerja
6. Setting lingkungan kerja
Misalnya:
BREAK, COUNTRY, DEVICE, FILE dan lain-lain.
7. Penggunaan file batch
7. Penggunaan file batch
Misalnya:
CALL, ECHO, FOR, GO, TO, IF, PAUSE, REM, SIFY.
D.
Pengembangan MS-DOS
MS-DOS
dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali
Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft
menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci
keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah
perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi
sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS
sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle
Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang belakangan
direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah
perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty
Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS
didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086.
Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP,
lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan
komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi
MS-DOS kepada IBM.
IBM dan
Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, dimana versi IBM yang langsung
dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan dari
International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada
awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang
dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang
disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat
dibandingkan dengan versi MS-DOS. Namun MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS
pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena Microsoft sedang
berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang
disebut dengan OS/2. Ketika Microsoft melisensikan DOS kepada IBM,
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa
Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para
perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka
gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi
tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft
dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
Versi-Versi MS-DOS
-
MS-DOS versi 1.xx
versi awal
di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja
sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik
untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Versi pertama dari DOS ini
hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya,
seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas
160K saja.
-
MS-DOS versi 2.xx
Pada awal
tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan
dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M,
antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan
antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side
360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat
keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih
tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem
operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat
merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
-
MS-DOS versi 3.xx
IBM
meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM
PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6MHz, memori
RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M,
dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner
bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga
meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan
yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh
prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.
-
MS-DOS versi 4.xx
Pada tahun
1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga
meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun
1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan
nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows
versi 1.0.
-
MS-DOS versi 5.xx
IBM memang
sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena
pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh
para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga
memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena
menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh
Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena
mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan
yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan
Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan
DOS-nya.
-
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi
6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan,
seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi
dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan
defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton
Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas
dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai
perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga
menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien
dengan nama DoubleSpace.
-
MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi
7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95,
sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya,
Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang
beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang
ditangani oleh Windows.






terimakasih atas infonya
ReplyDeletekaca pembesar lampu led